Bali memang kaya akan keindahan alamnya. Setiap sudut pulau ini memiliki bentang alam yang mampu memukau hati para pelancong. Kini tak hanya pantai yang dicari oleh wisatawan, air terjun di Bali kian menjadi incaran mengingat panorama alamnya yang indah dan suasana pedesaan yang asri. Mayoritas air terjun berlokasi di pelosok-pelosok desa di Bali, sehingga ada tantangan tersendiri bagi wisatawan bila ingin berwisata ke air terjun di Bali. Mereka yang memiliki jiwa petualang tinggi tentu saja tak ragu untuk menikmati bentang alam yang satu ini.

Wisata air terjun di Bali sangat cocok untuk wisatawan yang suka berpetualang, mengingat jalan menuju surga yang tersembunyi ini biasanya begitu curam dan medannya yang terjal. Namun petualangan yang keras itu berbuah panorama alam air terjun yang luar biasa indah. Nah kali ini jalanmelali.com akan mengulas air terjun di Bali yang menjadi favorit wisawatan saat liburan di Bali. Berikut 5 air terjun keren di Bali dan berbagai tantangan petualangannya.
1. Air Terjun Batu Lantang
Mari kita mulai dari Kabupaten Badung, tepatnya di Desa Sulangai, Kecamatan Petang. Desa ini menyimpan surga tersembunyi di balik perbukitan, pesona pemandangan yang ditawarkan disini pastinya akan membuat semeton terkesima akan asri dan sejuknya alam sekitar. Lokasinya yang cukup jauh masuk kedalam membuat destinasi ini jauh dari polusi udara ataupun pencemaran lingkungan.
Untuk mencapai air terjun batu lantang ini, semeton harus berjalan kaki dulu di jalan setapak sepanjang 500 meter dari jalan utama. Dalam perjalanaan disekeliling semeton akan terlihat perekebunan penduduk di lereng bukit. Perjalanan ini memang akan menguras tenaga, tapi semua itu akan dibayar tuntang setelah sampai dilokasi tujuan, bisa dipastikan lelah diperjalanan langsung hilang tergantikan dengan sejuknya gemericik air.
Air terjun batu lantang memiliki ketinggian sekitar 25 meter dengan debit air yang cukup besar nan jernih. Suasana yang begitu menangkan terasa ketika bebatuan sungai berpadu indah dengan aliran air terjun diimbangi kicauan burung yang silih berganti. Pemandangan alam sekitar juga masih sangat alami. Gimana tertarik untuk berkunjung ke air tejun yang satu ini?
2. Air Terjun Tibumana
Selanjutnya ada air terjun yang tak kalah indah letaknya di Kabupaten Bangli, tepatnya di Banjar Bangun Lemah Kawan, Desa Apuan. Perjalanan menuju lokasinya ini cukup seru, semeton harus menyusuri jalur dengan berjalan kaki dengan beberapa anak tangga. Ketika semeton bertemu persimpangan, harus memperhatikan petunjuk arah yang benar karena disini ada jalur menuju air terjun dan juga Pura penduduk setempat. Setelah melawati anak tangga, semeton juga harus melewati jembatan kayu yang melintas di aliran sungai kecil.
Jangan khawatir, disetiap perjalanan, semeton bisa sambil foto-foto estetik karena disepanjang jalan pemandangan alamnya indah banget. Semeton bisa menjadikan sungai sebagai patokan bahwa air terjun sudah dekat. Saat baru memasuki air terjun, semeton akan melihat gazebo, dan cocok banget kalau udah capek bisa langsung rehat sejenak.
Air terjun tibumana ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter, airnya jernih dan deras. Keunikan lain dari air terjun ini adalah dengan adanya dua air terjun. Layaknya air terjun kembar, namun ketika debit airnya kecil maka hanya akan menjadi satu air terjun saja. Jadi kalau beruntung ya bisa lihat air terjun kembar tergantung saat debit air besar atau kecil. Semeton juga bisa sekalian berendam disini, karena ada kolam dengan air jernih serta bebatuannya juga sedikit. Jadi mirip-mirip danau yang berisi air terjun ton.
3. Air Terjun Nungnung
Kembali lagi ke Petang, Badung yaitu di Banjar Nungnung, Pelaga, namanya air Terjun Nungnung. Akses jalan menuju lokasi ini lumayan jauh dan sulit untuk dilalui ton, karena harus melalui banyak anak tangga. Objek wisata ini memang terbilang sepi pengunjung karena akses jalannya yang menguras tenaga, tapi bagi semeton yang memang mencari destinasi yang sepi, air terjun nungnung adalah jawabannya.
Air terjun ini tingginya sekitar 50 meter, suara airnya terdengar sangat keras dari kejauhan. Pemandangan sekitar juga masih sangat asri dan alami. Bagi semeton yang suka fotografi, cocok banget membidik foto disini. Setiap sudutnya bisa dijadikan objek foto terutama air terjunnya ya semeton. Mayoritas wisatawan suka berjalan di balik tirai air terjun dan berendam di area yang dangkal. Tiket masuk disini untuk wisatawan domestik Rp10.000/orang, sedangkan wisatawan asing Rp20.000/orang, parkir mobil Rp5000 dan motor Rp2.000.
4. Air Terjun di Bali: Sekumpul Waterfall
Beranjak ke Buleleng, Bali Utara, disini ada air terjun yang tidak kalah unik yakni air terjun sekumpul. DInamai air terjun sekumpul karena di lokasi ini terdapat sekumpulan air terjun yang bisa semeton temui sekaligus. Tidak tanggung-tanggung, semeton bisa melihat 7 air terjun namun dengan lokasi yang berbeda namun cukup berdekatan. Air terjun sekumpul dikelilingi jalur bebatuan yang dihiasi tanaman hijau, suara gemuruh air yang sejuk tentu akan menambah nuansa alami lokasi ini.
Untuk menuju lokasi ini semeton harus berjalan menyusuri anak tangga sejauh 300 meter ke tengah hutan. Selain itu semeton juga harus melewati jembatan kayu untuk melalui sungai kecil sebelum sampai di tujuan utama. Bukan hanya ada air terjun, semeton juga menikmati kolam dengan air yang segar disini. Banyak sekali sudut yang bisa semeton pilih untuk menikmati air terjun sekumpul ini. Bila dari bawah semeton bisa bersentuhan langsung dan bermain air, namun jika ingin hanya melihat saja semeton bisa melihat dari atas tebing sebrang. Darisana semeton dengan jelas dapat melihat air terjun ,mengalir deras diantara celah tebing hijau.
Salah satu spot air terjun sekumpul yang paling terkenal adalah spot yang memiliki water sliding alami. Dalam beberapa kesempatan, postingan video water sliding alami ini viral di media sosial.
BACA JUGA: Pantai Diamond: Pesona Berlian Eksotis di Nusa Penida Bali
5. Air Terjun di Bali: Gembleng Waterfall
Karangasem juga menyimpan air terjun kecil yang memukau yakni di Desa Tri Eka Buana, Sidemen. Perjalanan hingga mencapai air terjun Gembleng terbilang menyenangkan juga melelahkan semeton. Seru karena dari awal perjalanan sudah langsung mata ini dimanjakan dengan suasana pedesesaan dan alam yang asri dan sejuk. Namun memang perjalannya cukup jauh, bahkan harus melewati anak tangga dan jembatan kayu gantung yang licin.
Daya tarik utama air terjun gembleng adalah kolam batu infinity. Kolam kecil ini seakan tak memiliki batas mengingat volume airnya menutupi salah satu tepian kolam. Dari sini akan terlihat pemandangan alam Karangasem yang begitu asri dan memanjakan mata. Air terjun gembleng memiliki debit air yang kecil (saat cuaca tertentu), sehingga kolam infinity ini dapat terus dinikmati. Berendam setelah melewati perjalanan jauh adalah refleksi paling epik ya ton terlebih pemandangannya yang luar biasa ajaib ini.
Nah, sekian ulasan jalanmelali.com tentang air terjun di Bali. Jangan lewatkan ulasan lainnya seputar destinasi wisata, tradisi, budaya, kuliner di Bali hanya di www.jalanmelali.com
BACA JUGA: Ngarai Indah Pemikat Seribu Mata, Hidden Canyon Beji Guwang Sukawati.